Showing posts with label Otomotif. Show all posts
Showing posts with label Otomotif. Show all posts

Tuesday, December 16, 2008

Premium dan Solar Turun, Tarif Angkutan gak Ikutan???

Setelah pemerintah menurunkan harga premium yang semula Rp.6000/liter menjadi Rp.5500/liter pada 1 Desember 2008, kini pemerintah kembali menurunkan harga BBM jenis premium menjadi Rp.5000/liter, selain itu, bahan bakar mesin diesel juga ikut terkoreksi menjadi Rp.4800/liter.

lantas bagaimana cara kita harus mensikapi penurunan harga BBM jenis premium dan solar ini? bersyukur? tentu kita harus bersyukur karena dengan turunnya harga BBM ini mudah-mudahan saja diikuti dengan penurunan harga kebutuhan-kebutuhan pokok lainnya, seperti kebutuhan akan sembako, dan ongkos transportasi, karena selaku masyarakat modern, berpindah dari suatu tempat ke tempat lain dengan rentang waktu yang singkat sudah menjadi suatu kebutuhan. salah satu caranya dengan menggunakan kendaraan, baik kendaraan pribadi maupun kendaraan umum.

Tuesday, November 18, 2008

Harga BBM turun ?

Rencananya pada tanggal 1 Desember 2008, pemerintah akan mengumumkan harga BBM bersubsidi jenis premium yang baru, rencananya harga premium yang semula ada di level Rp.6.000 per liter akan menjadi Rp.5.500. Meskpiun terkesan bersifat politis karena hanya berjarak sekitar setengah tahun dari pemilihan umum, tapi setidaknya penurunan harga premium ini dapat memberikan angin segar bagi kegiatan usaha,khususnya sektor riil,karena setidaknya akan menurunkan biaya produksi termasuk beban upah naker. Namun seharusnya pemerintah juga berani untuk menurunkan harga BBM bersubsidi lainnya,seperti solar. Karena sebagian besar sarana transportasi massal dan Industri memakai solar sebagai bahan bakar utamanya, jika saja harga solar turun maka beban masyarakat akan semakin bertambah ringan, karena biaya produksi dan biaya transportasi akan turun, yang pada akhirnya akan berakibat pada turunnya harga kebutuhan pokok. Harga minyak dunia sekarang sudah mencapai 57 dollar per Barel (17 November 2008) (1 barel = 160 liter).Sehingga tidak ada alasan bagi pemerintah untuk tidak menurunkan harga BBM bersubsidi. Selama ini pemerintah beralasan bahwa biaya subsidi untuk tahun ini sudah habis,dan juga takut apabila harga minyak kembali naik lagi. Namun apapun alasannya masyarakat tetap berharap yang terbaik kepada pemerintah,jangan sampai masyarakat berpikiran negatif terhadap pemerintah. Jika pada Mei lalu ketika harga minyak dunia mencapai lebih dari 140 dollar per barel pemerintah cepat - cepat menaikkan BBM, maka kenapa sekarang saat Harga minyak dunia sudah jauh turun pemerintah malah pura - pura tidak tahu,malah menutup mata dan enggan menurunkan harga BBM bersubsidi. (MIJ)